Buku 𝗠𝗲𝗿𝗮𝘄𝗮𝘁 𝗞𝗲𝘀𝗮𝗱𝗮𝗿𝗮𝗻 setebal 157 halaman Karya Nurwahyudi Agustiawan merupakan bacaan yang menyemai aksara membentuk peradaban. Persembahan hari jadi ke 668, Ngawi Tumbuh, Berdaya dan Berbudaya.
Berjanji pada diri sendiri untuk terus menajamkan pena, menulis dari mata air kehidupan yang mengalir di sekitar. Sebab setiap tulisan menyimpan kemungkinan mengubah dunia, meski hanya setitik cahaya di tengah gelap.
Pendidikan, yang semestinya menjadi investasi jangka panjang, masih berjalan di tempat. Ketika bangsa lain berlari menembus cakrawala, kita masih belajar merangkak di jalan yang sama. Nama dan istilah berganti silih berganti, tetapi makna kerap tertinggal.
Hari-hari besar nasional seharusnya diisi langkah nyata, bukan sekadar upacara. Perlu bertanya pada diri, mengapa negeri ini belum baik-baik saja? Agar harapan tetap pantas dipelihara, hingga kelak semua berakhir dalam husnul khotimah.
Komentar
Terus kan perjuangan mu kawan, yakin meski tak kau dapati empati manusia di bumi, catatan mu melangit dan penduduk langit haru biru dengan kepedulian dan keikhlasan mu💪👍👍👍