Kancil Dan Buaya

Penulis: Nurwahyudi Agustiawan | 28 May 2026 | Pengunjung: 829
Cover
Di bawah langit petang yang temaram, hutan tampak seperti lautan hijau yang menyimpan seribu rahasia. Angin berembus lirih membawa bau tanah basah dan desir dedaunan. Di antara semak belukar, seekor kancil berlari tergesa-gesa. Napasnya memburu, matanya cemas menoleh ke belakang. Dari kejauhan terdengar auman harimau yang mengguncang sunyi rimba.

Harimau itu lapar.

Kancil tahu, sekali saja langkahnya terhenti, hidupnya akan berakhir di bawah cakar tajam sang pemangsa. Ia terus berlari hingga tiba di tepi sungai yang lebar dan dalam. Airnya keruh berputar, memantulkan langit senja yang mulai redup. Kancil mematung. Ia tidak pandai berenang, sedangkan di belakangnya harimau semakin dekat.

“Aku harus menemukan cara,” gumamnya.

Tiba-tiba, dari permukaan sungai muncul sepasang mata menyala. Seekor buaya besar mengangkat kepalanya, lalu disusul buaya-buaya lain yang bergerak perlahan di air.

“Kancil kecil,” desis seekor buaya, “mengapa kau tampak ketakutan?”

Kancil menelan gugup, tetapi pikirannya bekerja cepat seperti angin. Ia tersenyum ramah dan berkata, “Aku datang membawa kabar baik dari raja hutan. Raja ingin memberikan hadiah besar kepada bangsa buaya.”

Mata para buaya berbinar. “Hadiah?” tanya mereka serempak.

“Benar,” jawab kancil penuh keyakinan. “Tetapi sebelum hadiah dibagikan, aku harus menghitung jumlah kalian terlebih dahulu. Raja ingin memastikan semua buaya mendapat bagian yang sama.”

Buaya-buaya saling berpandangan. Keserakahan membuat mereka lupa curiga. Seekor buaya tua segera berkata, “Bagaimana cara menghitungnya?”

“Mudah,” ujar kancil. “Berjajarlah dari tepi sungai ini hingga ke seberang sana. Aku akan melompat di atas punggung kalian sambil menghitung satu per satu.”

Tanpa berpikir panjang, para buaya segera berbaris memenuhi sungai. Punggung-punggung mereka membentuk jembatan panjang di atas arus yang bergelombang.

Kancil menarik napas lega.

Dengan lincah ia melompat ke punggung buaya pertama.

“Satu!” katanya.

Lalu ke buaya kedua.

“Dua!”

Begitulah seterusnya. Kancil melompat ringan seperti daun tertiup angin, sementara para buaya menunggu dengan bangga, membayangkan hadiah besar yang akan mereka terima.

Di tengah sungai, angin malam mulai turun. Harimau telah tiba di tepi sungai dan memandang geram ke arah kancil. Namun ia tak mampu mengejar, sebab air terlalu dalam bahkan untuk dirinya.

Kancil terus melompat hingga akhirnya mencapai tepi seberang. Begitu kakinya menyentuh tanah, ia tertawa kecil lalu menoleh kepada para buaya.

“Terima kasih, wahai buaya-buaya baik,” serunya. “Kalian telah menjadi jembatan terbaik untuk menyelamatkan hidupku!”

Para buaya tersadar. Mereka menggeram marah karena merasa diperdaya. Air sungai berguncang oleh kibasan ekor mereka. Namun semuanya telah terlambat. Kancil sudah berlari masuk ke dalam hutan yang gelap, jauh dari ancaman harimau maupun buaya.

Malam pun turun perlahan. Di balik pepohonan, bulan muncul seperti mata tua yang menyaksikan kecerdikan dan kelicikan makhluk-makhluk bumi. Hutan kembali sunyi, menyimpan kisah tentang seekor kancil kecil yang selamat bukan karena kekuatan, melainkan karena akalnya.

Tugas Pemahaman.

1. Salin kembali cerita di atas ke dalam buku tulismu.
2. Mengapa kancil memilih menggunakan kecerdikan daripada kekuatan untuk menyelamatkan diri?
3. Apa yang menyebabkan para buaya mudah percaya pada ucapan kancil?
4. Menurutmu, apakah tindakan kancil dapat dibenarkan? Mengapa?
5. Pelajaran apa yang dapat diambil dari sikap harimau, buaya, dan kancil?
6. Bagaimana cara kita menggunakan kecerdikan dengan bijaksana dalam kehidupan sehari-hari?

Komentar

Yuanita 2026-07-29 21:21:58

penuh effort

Efistaaaa 2026-07-25 09:54:02

Josjisssssss

Alip keras tegas 2026-07-23 09:22:05

Ruwett

Someone 2026-07-23 09:15:42

Josjis✌🏼

Loveliya michelle febrizia admaja 2026-07-23 09:14:07

SPENSATU jaya-jaya-jaya-jaya ✨

Fiona Adelia Mustofa 2026-07-23 09:14:07

SPEN1JAYA💪🏼🫷🏼

Ghea Lovania Arnelita 2026-07-23 07:58:59

Sangat bagus dan menarik

Kenzhy 2026-07-23 07:56:09

😶‍🌫️

Risba 2026-07-23 07:55:41

🇧🇷

Risba 2026-07-23 07:55:11

🇧🇷

RADITYA ARKA NANTA 2026-07-23 07:42:32

Cerita menarik yang bisa membuat kita menjadi lebih baik lagi

Azam 2026-07-23 07:42:07

Keren-keren sangat bagus untuk anak anak

Azam 2026-07-23 07:41:19

Cerita yg menarik dan bagus di pelajari oleh anak-anak

Hafiz 2026-07-23 07:41:14

Menarik juga

Hafiz 2026-07-23 07:40:29

Ceritanya sangat bagus 👍👍👍

← Kembali ke Daftar Artikel