𝙆𝙖𝙙𝙤 𝙞𝙨𝙩𝙞𝙢𝙚𝙬𝙖 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙧𝙚𝙠𝙖𝙣-𝙧𝙚𝙠𝙖𝙣 𝙜𝙪𝙧𝙪 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙤𝙣𝙜𝙨𝙤𝙣𝙜 𝙃𝙖𝙧𝙞 𝙋𝙚𝙣𝙙𝙞𝙙𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙉𝙖𝙨𝙞𝙤𝙣𝙖𝙡.
Tepat pada 1 Januari 2026 saya menyalakan tekad baru untuk menekuni dunia literasi dengan lebih khidmat dan bersungguh-sungguh. Setiap kejadian menjelma benih inspirasi yang layak diabadikan ke dalam tulisan. Di jalan, di sekolah, di pasar, saat berjumpa teman, atau dalam forum diskusi kecil, semuanya memancarkan keunikan yang tak lekang.
Dalam empat bulan, hingga 14 April, saya menghimpun peristiwa istimewa menjadi buku setebal 158 halaman, yang kemudian saya beri judul 𝗚𝘂𝗿𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗠𝗲𝗻𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺. Sebagian tulisan sengaja disisihkan, agar buku tetap ringan dibawa ke mana pun langkah pergi. Buku itu menjadi sahabat setia, dibaca ulang di sela waktu luang, sambil menimbang kata yang barangkali keliru hadir.
Ia terbagi dalam lima bagian: Inspirasi dari Sekitar Kita, Belajar dari Binatang, Kearifan, Introspeksi Jiwa, serta AI dan lainnya. Semua itu menjadi bukti komitmen senyap yang bergetar lirih di relung batin. Di setiap halaman, saya meraba jejak waktu, menyulam pengalaman menjadi makna yang pelan namun pasti menguatkan langkah.
Sebab menulis bukan sekadar merangkai kata, melainkan menata jiwa agar tetap hidup dan peka terhadap dunia. Dan dari kesunyian itu, lahirlah keberanian untuk terus berjalan, meski sunyi sering lebih nyaring daripada riuh. Di sanalah saya belajar mencintai proses, menerima jeda, dan merawat harap yang tak pernah padam dalam diam.
Komentar
Betul menulis adalah inspirasi cuhan isi hati yang tak pernah padam ..terurai. seiring ..kosa kata dan seni bahasa yang indah bisa di pahami seseorang dan membuat orang lain mengerti dan senang membacanya ..semangat angkatan 66